Home / Kesehatan / Bisa Jadi Gejala dari 5 Penyakit Berbahaya Ini Waspadai Kesemutan

Bisa Jadi Gejala dari 5 Penyakit Berbahaya Ini Waspadai Kesemutan

Kesemutan yang sering dianggap sepele ternyata bisa menjadi salah satu gejala penyakit berbahaya, simak faktanya berikut ini. Kesemutan adalah hal yang sering dialami oleh banyak orang dan dianggap sebagai sesuatu yang sepele. Tetapi, bila seseorang terlalu sering mengalami kesemutan, maka bisa jadi ini adalah tanda dari masalah kesehatan atau penyakit tertentu.

Kesemutan atau dalam bahasa medis disebut parestesia disebabkan oleh berbagai hal. Biasanya kesemutan wajar terjadi ketika kita menyilangkan kaki terlalu lama saat duduk. Kondisi ini memang wajar terjadi dan tidak berbahaya karena akan hilang dengan sendirinya.

Tetapi, jika mengalami kesemutan secara tiba tiba dan tidak ada penyebab yang jelas, bisa jadi kondisi ini merupakan tanda dari penyakit tertentu. Dilansir dari berbagai sumber, berikut ini adalah penyakit yang memiliki gejala kesemutan secara tiba tiba. Kesemutan terjadi karena ada masalah pada sistem saraf atau dinamakan neuropati perifer.

Salah satu penyebab neuropati perifer adalah diabetes, yang juga biasa disebut dengan neuropati diabetik. Gejalanya adalah kesemutan yang berawal dari kaki dan menjalar ke bagian tubuh yang lainnya. Penderita diabetes akan sering mengalami kesemutan pada bagian tubuh, dari level yang paling rendah hingga paling parah.

Hal ini terjadi karena kerusakan sistem saraf karena penyakit diabetes. Selain diabetes, sering kesemutan juga bisa menjadi gejala awal dari serangan stroke. Biasanya, kesemutan karena gejala stroke akan dibarengi dengan gejala gejala lain seperti mati rasa pada salah satu sisi wajah, lengan, kaki, sulit berbicara, dan mencerna pembicaraan.

Hal paling parah yang terjadi pada gejala stroke adalah kehilangan koordinasi dan keseimbangan tubuh. Jika mengalami kesemutan dan beberapa gejala lainnya ini, maka segera hubungi dokter untuk mendapatkan perawatan yang tepat. Kesemutan juga merupakan salah satui gejala dari penyakit jantung.

Hal ini terjadi karena komplikasi penyakit jantung dengan bagian dari saraf. Hal ini banyak terjadi pada pasien penyakit jantung yang menjalani pemasangan klep, dalam operasi pemasangan klep bisa menyebabkan pembekuan darah yang menempel. Bekuan darah yang menempel kemudian bisa terbawa oleh aliran darah ke otak.

Hal ini dapat menimbulkan sumbatan, jika sumbatan di otak mengenai sistem sensorik, maka akan terjadi kesemutan di sebagian tubuh dan bahkan lebih parahnya bisa disertai kelumpuhan. Infeksi tulang belakang menyebabkan bagian tubuh dari pusar kebawah tidak dapat digerakkan, Penderita tidak dapat mengontrol buang air kecil dan air besar.

Penyakit ini dinamakan mielitis atau kondisi dimana sumsum tulang belakang mengalami peradangan. Tingkat kesembuhan tergantung pada kerusakannya, bisa saja sembuh sebagian atau terjadi kelumpuhan. Penyakit ini bisa menimbulkan kesemutan dan rasa tebal.

Hal ini terjadi karena saraf yang terjepit pada sendi dan engsel. Gejala kesemutan pada penyakit rematik biasanya akan hilang dengan sendirinya apabila penyakit ini sembuh. Beberapa gejala penyakit diabetes bisa terlihat sepele, seperti gatal gatal dan kulit pecah pecah.

Penyakit diabetes bisa menimbulkan gejala gejala yang terlihat sepele. Penyakit yang terjadi karena gagalnya tubuh memproses glukosa menjadi energi ini disebabkan oleh hormon insulin yang tidak maksimal. Selain itu, gangguan metabolisme tubuh juga bisa menyebabkan diabetes.

Banyak gejala diabetes yang muncul, salah satunya adalah gatal gatal. Gatal gatal terlihat sepele dan tidak dianggap sebagai masalah serius, tetapi bisa jadi gatal gatal adalah tanda gejala peyakit diabetes. Dilansir dari berbagai sumber, berikut ini adalah ciri dari gatal gatal yang merupakan gejala dari penyakit diabetes.

Gatal pada penderita penyakit diabetes bukanlah gatal yang biasa terjadi. Biasanya, gatal gatal juga disertai dengan kesumutan di beberapa bagian tubuh. Bagian tubuh yang mengalami kesumutan biasanya pada jati tangan, jari kaki, tangan, kaki, lengan dan beberapa bagian lainnya.

Pada kasus diabetes, gejala gatal biasanya disertai dengan keluhan lain yaitu mati rasa. Beberapa bagian tubuh penderita diabetes akan mengalami mati rasa atau yang biasa disebut dengan kebas. Ciri lain dari kondisi gatal yang disebabkan oleh penyakit diabetes adalah kulit yang mengelupas.

Biasanya kulit akan mengelupas saat digaruk karena gatal, kemudian kondisi ini akan memperparah kondisi karena luka akan susah sembuh. Untuk penderita diabetes sebaiknya menjaga kulit agar tetap lembab. Selain gatal, mati rasa dan kesemutan, penderita diabetes juga mengalami kulit pecah pecah.

Hal ini adalah salah satu ciri gatal yang disebabkan oleh diabetes yang pakling umum terjadi. Ketika mandi air panas atau terpapar cuaca panas, penderita diabetes akan mengalami kulit pecah pecah yang semakin memburuk. Pada kasus diabetes basah, luka akibat gatal yang digaruk akan semakin parah.

Hal ini bisa menyebabkan luka terbuka yang tidak kunjung sembuh. Luka pada penderita diabetes jika dibiarkan lama akan susah untuk disembuhkan, bahkan jika luka terdapat pada jari jari kaki bisa berakibat amputasi karena luka yang membusuk.

About Admin

Avatar
Kesakitan membuat Anda berpikir. Pikiran membuat Anda bijaksana. Kebijaksanaan membuat kita bisa bertahan dalam hidup.

Check Also

Sediakan Selalu Makanan Sehat Ini di Rumah Agar Si Kecil Tak Mudah Sakit

Jaga daya tahan tubuh Si Kecil agar tak mudah sakit dengan konsumsi makanan berikut. Saat …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *