Home / Corona / Indonesia Masuk 5 Besar Negara dengan Penambahan Kasus Kematian Terbanyak Update Corona 28 Juli

Indonesia Masuk 5 Besar Negara dengan Penambahan Kasus Kematian Terbanyak Update Corona 28 Juli

Jumlah pasienCorona (Covid 19) di Indonesia yang meninggal dunia bertambah sebanyak63 kasus per Selasa, 28 Juli 2020. Sehingga, total kasus kematian akibat Covid 19 di Indonesia kini mencapai 4.901 kasus. Menurut data dilaman worldometers.info , Indonesia masuk dalam 5 besar negara dengan penambahan kasus kematian akibatCovid 19 terbanyak di dunia pada Selasa (28/7/2020).

Dengan penambahan 63 kasus kematian tersebut, Indonesia menduduki peringkat ke 4. Indonesia berada di bawahtiga negara dengan jumlah penambahan kasus meninggal dunia terbanyak di dunia, yaitu Meksiko, Rusia, dan Bolivia. Di hari sebelumnya, Senin (27/7/2020), Indonesia menjadi negara ke 3 dengan jumlah penambahan kasus kematian terbanyak.

1. Meksiko: bertambah 342 pasien Covid 19 yang meninggal dunia 2. Rusia: bertambah150 pasien Covid 19 yang meninggal dunia 3.Bolivia: bertambah 64 pasien Covid 19 yang meninggal dunia

4. Indonesia: bertambah 63 pasien Covid 19 yang meninggal dunia 5. Brazil: bertambah 58 pasien Covid 19 yang meninggal dunia Sementara itu, kasus konfirmasi positif Covid 19di Indonesia juga masih mengalami peningkatan.

Dengan penambahankasus konfirmasi positif Covid 19 sebanyak 1.748 kasus, Indonesia menduduki peringkat 5 negara dengan penambahan jumlah kasus Covid 19 terbanyak. Kini, total kasus konfirmasi positif Covid 19 di Indonesiaberjumlah102.051 kasus. Indonesia berada di bawah empat negara dengan jumlah penambahan kasus terbanyak di dunia, yakniRusia, Meksiko, Brazil, dan Bolivia.

Kabar baiknya,2.366 pasien Covid 19 di Indonesia telah dinyatakan sembuh per Selasa ini. Jumlah tersebut menjadi rekor peningkatan pasien sembuhper hari, sepanjang pandemi Covid 19 di Indonesia. Kini, total pasien positif Covid 19 yang sembuhmencapai 60.539 orang.

Sementara itu, jumlah kasus Covid 19 di dunia bertambah25,376 kasus perhari ini. Amerika Serikat masih menjadi negara dengan total jumlah kasus Covid 19 terbanyak di dunia, yakni mencapai 4,433,410 . Disusul Brazil dan India diurutan kedua dan ketiga, dengan total kasus masing masing 2,446,397 dan 1,484,136.

Sebelumnya, dr Reisa Broto Asmoro menyampaikan terdapat 6 cara untuk mencegah risiko penularan Covid 19 melalui udara di ruang tertutup. Reisa menjelaskan, berdasarkanpernyataan resmiWHO pada 9 Juli 2020, diterangkan transmisi atau penularan Virus Coronaterjadi terutama melalui percikan atau buliran air liur atau droplet. Baik secara langsung, tidak langsung, ataupun kontak dekat.

Sementara, transmisimelalui udara juga dapat terjadi padatindakanyang menghasilkanaerosol. "Transmisi lewat udara dapat terjadi pada prosedur yang menimbulkan aerosol, seperti difasilitas kesehatan,yakni melalui bronkoskopi, intubasi trakea, pemberian tekanan pada dada saat resustasi jantung, dan kegiatan serupa lainnya," terang Reisa dalam konferensi pers yang ditayangkan langsung melalui kanal YouTube BNPB, Selasa (14/7/2020) sore. Selain itu, Reisa menambahkan, Covid 19 juga dapat menular di udara melalui percikan air liur atau droplet yang dikeluarkan ketika seseorang batuk, bersin, berbicara, atau bahkan bernyanyi.

Reisa pun menyampaikan, WHO mendefinisikan penularan Covid 19 melalui udara sebagai penyebaran agen penular yang disebabkan oleh penyebaran aerosol yang melayang di udara dalam jarak dan waktu yang lama. "Teori menunjukkan bahwa sejumlah droplet pernapasan dapat menghasilkan aerosol. Aerosol sendiri adalah tetesan pernapasan yang sangat kecil sehingga dapat melayang di udara," jelas Reisa. Reisa pun menjelaskan, aerosol memiliki ukuran yang lebih kecil dari droplet.

"Droplet adalah buliran dengan ukuran partikel lebih dari 5 mikrometer, sedangkan aerosol ukurannya lebih kecil lagi, yakni kurang dari 5 mikrometer, dan airbone adalah penularan via aerosol dalam jarak jauh," terangnya. Lebih lanjut, Reisa menyampaikan 6 cara mengantisipasi peredaran udara di ruang tertutup ber AC untuk mengurangi risiko penularan Covid 19. Reisa mengatakan, ventilasi atau sirkulasi udara dalam ruangan harus diperhatikan.

"Pastikan ruang kerja atau tempat kita beraktivitas memiliki sirkulasi udara yang baik dan mendapatkan sinar matahari," lanjut Reisa. Reisa berpesan, untuk menghindari penularan Covid 19 maka setiap orang harus mencuci tangan dan menggunakan handsanitizer apabila terlanjur memegang permukaan benda yang digunakan bersama. Selain itu, Reisa pun mengingatkan supaya tidak menyentuh mata, hidung, dan mulut dengan tangan yang terkontaminasi.

"Ingat, mata pun mempunyai saluran yang langsung menuju saluran pernapasan." "Artinya mata bisa mejadi jalur masuknya Virus Sars Cov 2 penyebab Covid 19 ini," kata Reisa. Cara keenam ini merupakan tips tambahan dari dr Reisa.

Menurut Reisa, disiplin menggunakan masker di luar rumah dapat mengurangi risiko tertular Covid 19. "Tips tambahan dari saya adalah harus disiplin menggunakan masker saat berada di luar rumah," ujarnya. Namun, Reisa menegaskan, masyarakat harus menggunakan masker secara benar.

Dalam memakai masker, Reisameminta masyarakat untuk memastikan hal berikut: 1. Pastikan tidak memegang bagian luar masker 2. Pastikan hanya memegang tali saat mencopot masker

3. Tidakmenurunkan maskerke dagu 4. Ganti masker setiap 4 jam sekali atau apabila basah dan lembab. Reisa menjelaskan, mengganti masker secara berkala sangat penting untuk diperhatikan.

Pasalnya, masker yang tidak diganti dapat menimbulkan infeksi dari kuman yang menempeldi masker. "Maka semua orang wajib memakai masker meskipun tidak memiliki gejala penyakit atau merasa sehat," kata Reisa. Reisa menambahkan, penggunaan air purifier ataupun lampu dengan sinar ultraviolet c mampu mengurangi risiko penularan Covid 19.

"Beberapa penelitian dan tim pakar menyarankan penggunaan air purifier dan/atau lampu dengan sinar ultraviolet c, itu juga akan membantu mengurangi risiko penularan," ujarnya.

About Admin

Avatar
Kesakitan membuat Anda berpikir. Pikiran membuat Anda bijaksana. Kebijaksanaan membuat kita bisa bertahan dalam hidup.

Check Also

Jakarta ‘Sumbang’ 489 Kasus Baru Covid-19 Per Senin 3 Agustus

DKI Jakarta pada hari ini, Senin (3/8/2020) mendapat tambahan 489 kasus positif virus corona atau …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *